POPDA XVII Aceh 2024, 2 Alumni MTsS Al-Manar Raih Medali Emas Cabor Pencak Silat

Aceh Besar − Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh 2 alumni MTsS Al-Manar. Mereka adalah Rizkan Abrar dan Muhammad Fathir Syah (Alumni tahun 2023) berhasil meraih juara pertama dalam lomba pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Aceh 2024 yang berlangsung di Idi Sport City (ISC) Aceh Timur, (12/07/2024).

Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari madrasah, Rizkan dan Fathir berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan gemilang. Perjalanan mereka menuju podium juara tidaklah mudah. Berbagai rintangan dan tantangan harus dihadapinya sejak babak penyisihan hingga final. Dalam setiap pertandingan, mereka menunjukkan teknik dan strategi bermain yang luar biasa.

Di babak final, Rizkan berhadapan dengan Alif Al Fathir peserta asal kota Sabang yang juga dikenal memiliki kemampuan yang mumpuni. Namun, Rizkan menyapu bersih tiga (3) ronde pada partai final tersebut dengan sangat mudah, dan dewan juri menetapkan Rizkan sebagai juara. Pertandingan ini menjadi momen yang sangat mendebarkan sekaligus membanggakan bagi MTsS Al-Manar. Keberhasilannya ini tentu tidak lepas dari latihan keras yang selama ini dijalaninya di bawah bimbingan pelatih.

Sedangkan Muhammad Fathir Syah yang bermain dikelas H putra bertemu lawan sepadan M. Auzar dari kota Lhokseumawe, pertarungan partai final pada cabor pencak silat itu dimenangkan oleh Fathir. Ia keluar sebagai juara karena banyak mendapatkan poin dari menjatuhkan lawan.Pelatih Silat Aceh Besar, T. Maunizar mengatakan cabor pencak silat pada Popda kali ini tidak menargetkan juara, dikarenakan waktu persiapannya yang begitu dekat dengan pelaksanaan Popda, sehingga waktu sebulan tidak cukup untuk melatih para atlet.

“Sebenarnya kami sudah mempersiapkan atlet binaan, mereka sudah kelas dua SMA dan umur mereka pun masih 16 tahun, tapi yang diminta pada Popda XVII batasan usianya maksimal kelas satu SMA.

Sehingga kami harus menyiapkan atlet baru dalam waktu dekat, atlet yang kami siapkan ini hanya untuk berkontribusi untuk Aceh Besar pada even Popda XVII di Aceh Timur, dan tidak menargetkan medali.

“Alhamdulillah Rizkan dan Fathir melakukan yang terbaik untuk kita semua, sehingga cabor Pencak Silat utusan Aceh Besar dapat meraih dua medali emas,” ujarnya.Kepala MTsS Al-Manar, Enri Maulidi, S.Pd.I., Gr., M.Ag, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Rizkan dan Fathir. Ia menyebut, mereka telah membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa. Rizkan dan Fathir telah membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi di berbagai bidang,” – katanya.

Prestasi ini bukan hanya milik mereka semata, tetapi juga hasil kerja keras dan dukungan dari seluruh elemen madrasah. Para guru, teman-teman, dan keluarga turut berperan dalam memberikan motivasi dan semangat kepada mereka. Hal ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, prestasi gemilang bisa diraih.

Setelah pertandingan, Rizkan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukungnya. “Terima kasih kepada Pak T. Maunizar yang selalu mendampingi dan melatih saya. Terima kasih juga kepada kepala madrasah, guru-guru, teman-teman, dan keluarga yang selalu memberikan dukungan dan do’anya,” – ucapnya.

Keberhasilan Rizkan dan Fathir dalam lomba pencak silat pada ajang POPDA ini menjadi bukti nyata bahwa siswa dan alumni MTsS Al-Manar memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang.

Editor : Assayuthi, A.Md.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content