Konsultasi Pendataan dan Pelaporan, Operator dan Bendahara MTsS Al-Manar Kunjungi Kankemenag Aceh Besar

Aceh Besar – Demi meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), MTsS Al-Manar melakukan kunjungan khusus sebagai tindak lanjut Monitoring dan Evaluasi (MONEV) BOS 2024. Dari MTsS Al-Manar turut dihadiri oleh Operator dan Bendahara MTsS Al-Manar, dan diterima langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah beserta staf dan jajarannya. Pertemuan ini berlangsung di Ruangan Staf Pendidikan Madrasah Kankemenag Aceh Besar, Kota Jantho pada Senin (19/05/2025).

Pertemuan ini di inisiasi oleh madrasah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pelaporan dan optimalisasi dana BOS sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini tentu memiliki peran penting dan bertujuan dalam memastikan penggunaan dana yang transparan dan akuntabel.

Materi yang dibahas mencakup evaluasi pelaporan dana BOS tahun 2024 dan juga pelaporan dana BOS tahun 2025 (Triwulan-1) sekarang ini, pemaparan hasil MONEV terkait pencapaian target dan kendala yang dihadapi, serta pelatihan penggunaan aplikasi laporan keuangan dan administrasi BOS berdasarkan petunjuk teknis (juknis). Dengan pendekatan ini, diharapkan madrasah dapat meningkatkan kompetensinya dalam mengelola dana pendidikan secara profesional.

Menurut Nurazlifa Nabilla, S.Pd., (Bendahara BOS MTsS Al-Manar), pertemuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman teknis terkait pengelolaan dana. “Kami mendapatkan wawasan baru mengenai pelaporan keuangan dan aturan terbaru tahun 2024 dan 2025. Ini menjadi pedoman penting agar pengelolaan dana BOS lebih profesional dan sesuai aturan”, ujar Bendahara.

Disamping itu, Operator MTsS Al-Manar juga melakukan konsultasi dan pembahasan terkait pendataan siswa, guru dan madrasah. Pertemuan ini dilakukan dengan admin yang ada dibagian pendidikan madrasah Kankemenag Kabupaten Aceh Besar. Pembahasan yang disampaikan diantaranya; pendataan data siswa, guru, dan madrasah pada aplikasi (EMIS Madrasah, EMIS GTK/Simpatika, PDUM, VervalPD, VervalPTK, Verval Ijazah, E-RKAM, dan lainnya) serta kendala yang dihadapi saat melakukan pendataan.

Menurut Assayuthi, A.Md., (Operator MTsS Al-Manar), mengatakan pembahasan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman teknis dan mengurangi resiko yang dihadapi terkait proses pendataan madrasah. “Kami sangat terbantu dengan pertemuan konsultasi ini, tentunya ini menjadi dorongan baik dalam hal meningkatkan proses pendataan madrasah yang lebih akurat, tepat dan juga valid”, kata Operator.

Oleh karena itu, kegiatan pertemuan ini juga menjadi salahsatu poin penting, karena mereka (Operator dan Bendahara) bertanggungjawab memastikan kebijakan pendataan madrasah dan pelaporan penggunaan BOS sejalan dengan visi peningkatan mutu madrasah. Sementara itu, peran strategis bendahara dan operator menjadi ujung tombak dalam pengelolaan administrasi pendataan serta pelaporan yang transparan dan akuntabel.

Narator : Admin
Editor : Admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content