Aceh Besar – MTsS Al-Manar kembali mengukir catatan prestasi yang diraihnya, kali ini dalam hal pengembangan riset ilmiah melalui keikutsertaan dalam ajang Madrasah Young Researchers Aceh (MYRA) 2025). Tahun ini, tim riset MTsS Al-Manar yang terdiri dari Master Amirush Shalihin, Iklil Hafiz, dan Muhammad Hafiz berhasil tampil membawa penelitian bertema lingkungan dan inovasi pangan berjudul “Pembuatan Edible Film Sebagai Tren Kemasan Pangan Masa Kini dan Berkelanjutan.” Ini merupakan kategori Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi (MST).
Dengan begitu, mereka ditetapkan sebagai juara III dalam ajang penelitian MYRA 2025 ini. Pengumuman ini disampaikan dalam acara Malam Anugrah dan Pengumuman Guru dan Tenaga Kependidikan Prestasi Aceh (GTK PRESA) dan Madrasah Young Researchers Aceh (MYRA) di Aula Landsmark BSI Regional Aceh (Senin, 24/11/2025) malam.
Keikutsertaan tim ini menandai langkah penting madrasah dalam menumbuhkan budaya ilmiah yang kreatif, kritis, dan ramah lingkungan. Ajang MYRA 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh kembali menjadi wadah kompetitif bagi pelajar madrasah se-Aceh dalam menyajikan ide penelitian inovatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penelitian Berbasis Lingkungan dan Inovasi Kemasan Pangan
Tim MTsS Al-Manar mengangkat isu krusial tentang tingginya penggunaan plastik sekali pakai yang telah menjadi ancaman bagi lingkungan. Melalui penelitian edible film, mereka menghadirkan alternatif kemasan yang dapat terurai secara alami, bersifat aman untuk kontak dengan makanan, serta memiliki potensi menjadi solusi kemasan berkelanjutan.
Dalam penelitian ini, para siswa menguji bahan dasar seperti pati, gelatin, dan campuran aditif untuk menghasilkan lapisan film tipis yang dapat digunakan sebagai pembungkus makanan. Selain ramah lingkungan, edible film juga dinilai mampu mengurangi limbah plastik dan mendorong penerapan gaya hidup hijau di kalangan masyarakat.
Ide penelitian ini diapresiasi oleh guru pembimbing karena dinilai relevan dengan isu global serta memiliki peluang pengembangan lebih luas.
Perjalanan Tim MTsS Al-Manar Menghadapi MYRA 2025
Sebelum sampai ke tahap penilaian provinsi, para siswa menjalani proses panjang berupa; identifikasi masalah di sekitar lingkungan, studi literatur mengenai edible film, pengujian bahan melalui uji coba laboratorium sederhana, dokumentasi hasil eksperimen, penyusunan laporan akhir, dan latihan presentasi ilmiah.
Tahapan ini tidak hanya melatih keterampilan akademik, tetapi juga membentuk karakter kedisiplinan, kerja sama, dan kemampuan komunikasi ilmiah. Pihak madrasah menyampaikan bahwa kegigihan dan ketekunan siswa dalam menjalankan penelitian menunjukkan kesiapan MTsS Al-Manar dalam berkompetisi di bidang riset tingkat provinsi.
Guru pembimbing tim riset MYRA 2025, Tikarahayu, S.Pd., M.Si. dan Maulidar, S.Pd. memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa atas kerja keras mereka sebagai tim peneliti.
“Tim menunjukkan komitmen luar biasa. Mereka tidak hanya memahami teori edible film, tetapi benar-benar melakukan eksperimen berulang untuk mendapatkan hasil terbaik. Ini merupakan proses pembelajaran yang sangat berharga,” ungkap Tika.
Maulidar juga menambahkan, “Kami melihat potensi besar dari penelitian ini. Dengan pendampingan yang tepat, karya seperti ini bisa berkembang menjadi inovasi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. MTsS Al-Manar akan terus mendukung kegiatan penelitian seperti ini di masa mendatang.”
Dukungan Madrasah dalam Penguatan Budaya Riset
Kepala MTsS Al-Manar menyampaikan apresiasi kepada para siswa dan pembimbing atas dedikasi yang telah mereka tunjukkan. Madrasah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat budaya penelitian melalui; pembentukan komunitas peneliti muda, pelatihan penulisan karya ilmiah, pembinaan rutin oleh guru pembimbing, dan penyediaan fasilitas sederhana untuk eksperimen siswa.
Dengan dukungan ini, MTsS Al-Manar bertekad melahirkan peneliti muda yang mampu membawa nama madrasah hingga ke tingkat nasional.
MYRA 2025 Jadi Momentum Utama Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah
Penyelenggaraan MYRA 2025 menunjukkan bahwa riset telah menjadi bagian penting dari pendidikan madrasah. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk mengenali masalah, menganalisis penyebab, hingga menawarkan solusi berbasis data dan inovasi. Kehadiran MTsS Al-Manar dalam kompetisi ini membuktikan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pembelajaran teori, tetapi juga pada pembentukan karakter ilmiah dan kreativitas siswa. Dengan MYRA ini juga menjadi ajang penelitian perdana bagi MTsS Al-Manar.
Terakhir, partisipasi tim riset MTsS Al-Manar dalam MYRA 2025 melalui penelitian “Pembuatan Edible Film Sebagai Tren Kemasan Pangan Masa Kini dan Berkelanjutan” merupakan langkah konkret dalam membangun generasi muda yang peduli lingkungan, inovatif, dan visioner.
Madrasah berharap pengalaman ini menjadi pijakan bagi para siswa untuk terus mengembangkan karya ilmiah sekaligus menginspirasi adik-adik kelas untuk bergabung dalam kegiatan riset berikutnya.
Narator : Alghifarys
Editor : Alghifarys










Leave a Reply