Aceh Besar − Kisah perjalanan hidup seorang guru yang dimulai dari bawah hingga mencapai puncaknya sebagai kepala madrasah dan wakil kepala madrasah, serta bisa menjadi inspirasi dan pelajaran bagi para guru lainnya yang masih memiliki masa depan lebih baik.
Inilah jalan kehidupan dialami oleh sosok “Rajes Akbar” yang memiliki komitmen kuat dalam bertugas dan mengabdi untuk memajukan dunia pendidikan pada madrasah. Karir dan prestasi yang diraihnya bukan karena “sulapan”, namun semua itu hasil dari kerja keras dan kemauan yang kuat untuk menjadi guru terbaik dan bermanfaat bagi para siswanya demi masa depan yang cerah.
Rajes memang memulai dari bawah. Berawal dari keinginannya dalam pengabdian “dunia pendidikan” pada tahun 2006 silam hingga akhirnya mendapatkan penghargaan dengan predikat sebagai “guru teladan” pada tahun 2025 ini. Hal tersebut terjadi bukanlah tanpa sebab, melainkan tekad dan keinginan yang kuat dengan pengalaman yang ada selalu dikedepankan dalam jiwanya. Sebagai seorang guru, ia selalu berusaha membuat para siswanya belajar dengan senang tapi pelajarannya dapat dimengerti dengan baik.
“Bagi saya mengajar itu ibarat sebuah hiburan dan sesuatu yang menyenangkan. Sehingga ketika mengajar tak terasa ada beban, tapi tetap fokus dan santai. Para siswa harus senang menerima pelajaran sekaligus mudah menangkap pelajarannya,” ujar Rajes dalam perbincangan di ruang mts.
Segudang pengalaman yang dimiliki Rajes Akbar, S.Pd.I., Gr., M.Ag., tercatat dan dikenang oleh para siswa dan juga alumni. Berbagai catatan aktivitas, karir dan prestasi terlihat jelas serta membuktikan bahwa pria asal tanah minang yang kini berusia 37 tahun itu sebagai seorang guru profesional yang terbaik.
Sekilas tentang riwayat perjalanan dunia pendidikan, Rajes merupakan alumnus sarjana Strata-1 jurusan Pendidikan Bahasa Arab pada Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry (sekarang Universitas Islam Negeri Ar-Raniry) Banda Aceh tahun 2013. Kemudian menempuh Strata-2 Pendidikan Bahasa Arab pada Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh tahun 2018, dilanjutkan dengan mengikuti dan memperoleh gelar Profesi Guru (Gr) dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemenag tahun 2022. Sedangkan jenjang pendidikan dasar dan menengah, beliau jalani dan selesaikan di SDN 18 Bukit Tinggi, Sumatera Barat dan juga Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur.
Banyak hal menarik dari karir dan prestasi yang diraih Rajes, diantaranya ketika dirinya masih menjabat guru dan kepala madrasah, namun madrasah juga menunjuknya merangkap menjadi pembina ekstrakurikuler bidang olahraga sepakbola. Seperti diketahui, sepakbola menjadi aktivitas olahraga yang sangat akrab dengannya.
Atas pengalaman, karir, dan prestasinya tersebut Rajes Akbar kini sebagai sosok yang telah dikenal luas sebagai seorang pendidik inspiratif dan berprestasi. Karirnya sebagai guru dimulai dengan dedikasi dan komitmen tinggi untuk madrasah dan juga kepada siswa-siswinya. Ia dikenal tidak hanya dengan kemampuan mengajarnya saja, tetapi juga karena pendekatannya yang humanis dalam mendidik. Sebagai guru, Rajes selalu berusaha untuk memahami kebutuhan dan potensi masing-masing siswa, serta memotivasi mereka untuk mencapai yang terbaik.
Rajes Akbar meraih prestasi sebagai Guru Teladan berkat dedikasi dan didikannya akan dunia pendidikan pada madrasah. Gelar ini adalah bentuk penghargaan atas kontribusinya yang luar biasa dalam mendidik dan membimbing siswa. Gelar ini diberikan kepadanya dalam acara Apel Tahunan Pekan Khutbatul ‘Arsy Pesantren Modern Al-Manar di Cot Irie, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. (Minggu, 10/08/2025). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari M.Si di depan para dewan guru dan tamu yang hadir.
Guru asal tanah minang ini juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan program peningkatan kapasitas sebagai pendidik. Ia tak hanya belajar untuk dirinya sendiri tetapi juga berbagi ilmu dengan rekan-rekan guru lainnya, membantu mereka meningkatkan kualitas pengajaran di madrasah.
“Bagi guru-guru memang perlu meningkatkan kapasitas dirinya, perluas wawasan dan menjadi pendidik yang profesional, dan yang terpenting juga perluas jaringan dengan sesama guru lainnya,” kata Rajes.
Prestasi sebagai Guru Teladan ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak guru lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.
Kini, Rajes Akbar juga menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsS Al-Manar. Dalam peran ini, Rajes berkontribusi dalam merencanakan, mengembangkan, mengarahkan, mengoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan kegiatan madrasah dalam melaksanakan program bidang kesiswaan sesuai dengan visi, misi, dan program kerja yang telah ditetapkan. Peran ini memperlihatkan keahliannya dalam manajemen dan administrasi pendidikan yang berkaitan dengan kesiswaan, serta komitmennya yang terus berlanjut untuk mendukung dan memajukan pendidikan di MTsS Al-Manar.
Narator : Admin
Editor : Admin








Leave a Reply